Coaching Clinic Pendaftaran PGP Bersama Bupati Batang


Coaching Clinic Pendaftaran PGP Kabupaten Batang (Dokumen Pribadi)

Hari Rabu, 16 Februari 2022 kami diberi kesempatan melakukan coaching clinic pendaftaran PGP Angkatan 6 di Kabupaten Batang. Kegiatan ini hasil kerjasama PPPPTK Matematika dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Batang. Hadir Pak Yuliawanto, M.Si. selaku pimpinan PPPPTK Matematika, Pak Muhammad Safii, S.T., M.Acc. selaku penanggungjawab program PGP Kabupaten Boyolali dan kami bertiga selaku PP dan CGP Boyolali (saya. Mas Siswanto dan Mas Bana). Hari ini menjadi coaching clinic PGP yang paling istimewa karena dihadiri langsung oleh Bupati Batang, Bapak DR. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Putra kelahiran Sragen yang cerdas dan memahami masalah Pendidikan.

Pak Yuli dalam sambutanya menyampaikan bahwa Pendidikan berkaitan dengan tanggungjawab kita menyiapkan generasi masa depan. Kita saat ini hasil dari Pendidikan 20-30 tahun sebelumnya, sebaliknya apa yang kita lakukan sekarang untuk menyiapkan anak-anak dimasa depan. Maka Pendidikan harus terus berubah dengan berorientasi pada kebutuhan dimasa depan, maka muncullah program pendidikan guru penggerak. Program ini fokus pada pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran, menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Bupati Batang Pak Wihaji dalam wejangannya mengatakan, sejatinya tugas Pendidikan itu ada dua, yaitu transfer of knowledge dan transfer of Value. Outcome dari knowledge adalah paham, outcome dari value adalah kepribadian, istilah lain dari budi bekerti, karakter atau akhlak. Untuk mengantarkan tugas ini diperlukan guru penggerak yang menjadi pemimpin pembelajaran di kelas maupun di sekolah.

Beliau menganalogikan ketika kita punya tujuan akan berangkat dari Batang ke Wonosobo, maka peserta paham bahwa mereka mau berangkat ke Wonosobo, kemudian menyiapkan diri, mencari referensi yang dibutuhkan, menganalisis dan memilih jalan mana yang mereka akan lalui, jalan yang disukai dan dikuasai, ini knowledgenya. Untuk valuenya mereka siap berangkat baik dalam kondisi sendirian ataupun berkelompok, selama perjalanan mereka saling bergotong-royong, menghargai satu sama lain, melaksanakan kewajibannya masing-masing, ini kepribadiannya.

Beliau menyarankan proses transformasi pendidikan ini akan lebih cepat jika ada contoh atau model, karena karakter masyarakat kita mudah berubah dengan metode ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi). Hadirkan model guru penggerak atau kepala sekolah penggerak yang sudah dihasilkan untuk menginduksi dan menggerakkan guru atau sekolah yang lain.

Pak Wihaji mendukung penuh program pemerintah ini. Beliau memotivasi peserta bahwa untuk melaksanakan program PGP kuncinya yakin dan optimis, yakin bahwa ini pilihan negara untuk melakukan perubahan, menyiapkan generasi masa depan dan memperbaiki mutu Pendidikan kita. Yang kedua optimis, bahwa semua tahapan kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik, bahwa guru harus terus berubah dan berbenah.

Kegiatan Coaching Clinic ini menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batang diikuti lebih dari 1.000 guru dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK. Kegiatan luring menghadirkan 80 peserta di SMKN 1 Kandeman, untuk daringnya melalui live streaming youtube Kominfo. Untuk siaran ulang dapat dilihat di laman https://youtu.be/pGuq4lj7ljI.

Salam guru penggerak; tergerak, bergerak dan menggerakkan.

Masjaz@ri

PP PGP Angkatan 4 Boyolali

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini

Image

Guru dan Pemerhati Pendidikan